Wonosari, Target news
Seperti diketahui, banyak sekali pemerintahan Kabupaten/kota di Indonesia yang mulai konsern atau peduli dengan bagaimana memberikan fasilitas pendidikan yang terjangkau bagi warganya.
Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul juga tak terkecuali. Sudah menjadi perhatian Bupati sendiri, yaitu bahwa skala prioritas jajarannya dalam 2 hal yaitu : pendidikan dan kesehatan.
Dalam hal ini pendidikan murah yang dimaksud adalah program pendidikan bagi masyarakat kecil, dimana sebesar Rp. 11,89 milyar dianggarkan untuk menunjangnya. Sasaran program adalah 65% dari siswa di Kabupaten Gunung Kidul akan mendapat bantuan tersebut.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gunung Kidul, drs Kasiyo, bantuan akan digunakan untuk jenjang pendidikan dari SD, SMP dan SMA. Besar bantuan adalah dimana masing-masing siswa terbantu tersebut mendapatkan sebanyak : Rp. 90 ribu, Rp. 180 ribu dan Rp. 300 ribu per semesternya. Sedang Dana Pemerintah Kabupaten yang dianggarkan tersebut berasal dari Dana APBD.
Menyangkut hal-hal lain dalam waktu dekat, bantuan pendidikan di Gunung Kidul juga akan mendapat bantuan dari PMI (Palang Merah Indonesia) Pusat, dimana sekolah-sekolah yang belum tertangani program bantuan pasca bencana gempa kemarin akan diberi prioritas. “Tahapnya baru verifikasi dari tim, jadi kami belum bisa memberi keterangan, dimana saja sekolah yang akan dibantu,” lanjut drs. Kasiyo.
(Tim)
DIarsipkan di bawah: Regional







