
Ratusan Karyawan Pabrik Markoni di Mojosongo (Kampung Genengan Jl. Letjend Sutoyo) melakukan mogok kerja menuntut kenaikan upah sesuai UMR serta upah lembur yang layak. juga jaminan tindakan tidak semena-mena antara bos dan karyawan di Perusahaan yang tidak tercantum papan nama Pabrik yang jelas tersebut.
Karena hilang kesabaran atas akumulasi permasalahan ketenagakerjaan Pabrik yang menempati wilayah pemukiman di sebelah timur Intheos Mojosongo tersebut, akhirnya demo tak tertahankan lagi. Menurut Suji, salah satu karyawan pabrik tersebut merasa kesal, karena gaji yang dibayarkan setiap 2 mingguan juga sering dipotong dan bahkan dalam 1 bulan mereka hanya menerima sekitar 500 ribuan. Hal ini jauh dari nilai UMR yang ditetapkan. Mereka juga mempertanyakan jaminan kesejahteraan serta upah lembur yang lebih layak. Selain perlakuan Pimpinan yang lain yang dinilai mereka semena-mena. (Tim)
DIarsipkan di bawah: Berita Utama














