Perampokan Senpi di Monumen Pers, 190 juta Bablas


Solo, Target News.

Perampokan bersenjata api terjadi di dekat Monumen pers, Solo pada Kamis, (27/3) pada sekitar pukul 10.15 WIB. Peristiwa berlangsung sangat cepat dan dramatis.

perampokan-monumen-pers1.jpg

Awalnya terjadi saat Suparno, warga jalan Malabar, Mojosongo dan Sumaryoto warga Jaten, Karanganyar  sebagai pegawai BPR Bank Pasar Solo berangkat dari kantor BPR Bank Pasar di Sriwedari Solo menuju kantor Bank jateng, Slamet Riyadi untuk mengambil uang pukul 09.00 WIB. 

Saat itu kedua pegawai yang mengendarai mobil kijang warna hijau nopol AD 9501 PA  tiba ke Bank Jateng untuk mengambil uang senilai Rp. 190 juta yang akan disetorkan ke kantor PDAM Solo, Jl. Adisumarmo, Jajar sebanyak Rp. 187,5 juta dan sisanya ke kantorBank Mega. Uang diambil kemudian mobil dijalankan menuju Jajar (kantor PDAM) dengan melewati Jl. Yosodipuro.

Ketika di Jl. Yosodipuro itu tepatnya sebelum Monumen Pers Solo, tiba-tiba ban sebelah kiri mobil kempes. Untuk mengganti ban maka mobil dipinggirkan serta diparkir disebelah Monumen Pers. Suparno bertugas mengganti ban yang kempes tersebut sehingga beliau yang mengendurkan baut-baut pengikat roda dan mendongkrak mobil, sementara itu Sumaryoto berada di luar mobil. Saat itu pintu kendaraan semua tertutup.

Tiba-tiba 2 orang berkendara Suzuki Satria warna biru yang meluncur dari arah timur berhenti mendadak di depan mobil. 1 orang yang membonceng turun dari motor dengan mengacungkan senjata api laras pendek mendekati mobil sementara 1 lagi sebagai pengendara berjaga diatas motor. Saat pelaku mendekat Sumaryoto yang melihat senjata api yang dibawa menjadi lari ketakutan, menyeberang jalan sambil berteriak minta tolong.

Pelaku langsung mendekati pintu tengah mobil dan mengambil uang Rp. 190 juta yang diletakkan dibawah jok tengah. Melihat aksi pelaku, Suparno yang sedang mengganti ban mobil juga sedang memegang dongkrak lantas berinisiatif memberikan perlawanan memukul tangan kanan pemegang senjata api tersebut dengan alat yang dipegangnya itu. Upaya Suparno gagal malah si pelaku membalas dengan menembakkan pistol yang dibawanya tersebut ke arah kaki Suparno, yang untung meleset.

Melihat dirinya ditembak, Suparno tak berani lagi memberikan perlawanan, sehingga pelaku pembawa pistol tersebut leluasa kembali kearah sepeda motor dan berdua temannya yang dari tadi menunggu langsung tancap gas melarikan motornya dengan kecepatan tinggi  kearah barat Jl. Yosodipuro (arah ke Kottabarat). Aksi berlangsung sangat cepat yaitu tidak lebih dari lima menit sejak Suparno mulai mengganti ban dan Sumaryoto keluar dari mobil Kijang, seperti diakui Dwi salah satu saksi mata ditempat kejadian. Mengenai wajah kedua pelaku bersepeda motor itu, baik Suparno, Sumaryoto dan saksi di TKP tidak bisa menjelaskan karena tertutup helm rapat.

Polisi yang datang ke tempat kejadian langsung mengadakan olah TKP dan berhasil menemukan proyektil peluru yang digunakan dalam perampokan tersebut. Setelah itu proyektil tersebut dibawa polisi ke kantor untuk diperiksa lebih lanjut. Suparno dan Sumaryoto sebagai korban juga ikut ke Mapoltabes Solo untuk dimintai keterangan. 

(dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: