Kasus Mobil Gelap Oknum Polisi di Semarang


Semarang, Target news

Terjadi kasus penggelapan mobil oleh sejumlah oknum polisi di Semarang.Setelah dilakukan pengembangan dengan menggerebeg tempat penampungan mobil-mobil yang dibeli oknum polisi, aparat gabungan Polda Jateng dan Polda Metro Jaya menemukan kembali mobil-mobil bermasalah tersebut. Mobil yang diamankan berjumlah 21 unit, masih diamankan di suatu wilayah di Semarang. Sedangkan ‘para penadah’ mobil-mobil itu menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya.


Konsekuensi penyidikan kasus, Aparat Polda Jateng menyelidiki keterlibatan sejumlah oknum polisi di Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang. Rencana penyelidikan melibatkan Ditpropam Polda Metro Jaya, sebagai yang punya wewenang menyidik anggota polisi yang bermasalah.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Syahroni didampingi Kasat Opsnal I, AKBP Nelson Pardamean Purba menyatakan, saat ini pihaknya tengah berkosentrasi melakukan penyidikan dengan kerja sama Polda Metro Jaya.

Sementara AKBP Nelson Pardamean Purba berkata ’’Kami memang melakukan kerja sama dengan pihak Polda Jateng. Tapi kami belum bisa mengungkapkan tentang keterlibatan anggota. Karena ini masih dalam proses penyelidikan. Posisi Polda Jateng hanya membantu saja.’’ 

Sanksi akan dikenakan Sangat Berat

Mengenai ganjaran yang bakal diterima bagi oknum anggota yang terbukti terlibat, Syahroni menyatakan bahwa hukuman akan sangat berat. Dikatakannya hukuman yang dijeratkan bagi oknum anggota bisa tiga kali lipat dari pasal yang dikenakan.’’Selain itu jika memang terbukti, bisa memungkinkan anggota tersebut akan di-PTDH atau pemecatan dengan tidak hormat. Tapi ini semua masih dalam penyidikan,’’ ujar Syahroni.

Kasus jual beli mobil curian ini sebenarnya juga telah menjadi gunjingan anggota Polda Jateng. Kecurigaan dikarenakan dengan pangkat seperti itu mengapa bisa membeli mobil yang harganya sangat mahal, ratusan juta rupiah. Mereka ngrasani, mobil itu tidak bakal mampu dibeli dengan gaji ‘aparat’ seperti mereka.

Pemeriksaan lain yang dilakukan jajaran Polda Metro Jaya terhadap sejumlah pelaku pencurian yang digrebeg di wilayah Semarang berbuah temuan lain. Diketahui modus yang digunakan adalah berpura-pura sebagai pelamar pekerjaan sopir pada sejumlah korban yang diketahui rata-rata pejabat dan pengusaha. “Mereka melamar dan menggunakan KTP palsu. Setelah diterima dan mendapatkan kepercayaan, pelaku memanfaatkannya untuk membawa kabur mobil-mobil mewah tersebut. Setelah dilakukan pengecekan ternyata alamat yang tertera dalam KTP tersebut palsu,” ujar sumber di Polda Metro Jaya.

Aksi ini telah dilakukan sejak tahun 2007 lalu. Mobil itu ditawarkan pada sejumlah anggota polisi dengan harga yang menggiurkan, antara 5 hingga 10 juta rupiah. Diketahui 15 mobil telah dibeli oknum anggota Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang.

Tim dari Polda Metro Jaya juga sampai melakukan pengejaran di wilayah Surabaya dan Kalimantan. Menurut sumber, dimungkinkan pelaku dan jumlah barang bukti akan segera bertambah. 

Semoga hal ini dapat membuat jera para oknum aparat yang ingin mengembangkan gaya hidup mewah dibanding melayani masyarakat yang sebenarnya harus mereka abdi.

(dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: