Sudah Otonomi Daerah Jalan Tidak Diperbaiki…tanya kenapa??


Boyolali Target news

Mungkin Foto-foto diatas menggelitik kita. Inilah rubrik baru kami di Target news online  yaitu rubrik Foto Berbicara

Foto bisa menjelaskan banyak makna. Untuk pertama diketengahkan foto yang kami ambil di Kecamatan Wonosegoro, Boyolali. Tepatnya jalan antara Mongkrong, desa Karangjati sampai Ngablak, desa Ngablak. Saking kesalnya bahwa daerah tersebut tidak tersentuh perbaikan jalan, maka anggota DPRD setempat dari Fraksi PAN, drs. Thontowi Jauhari sampai membuat spanduk mempertanyakan fakta yang ada.

Jalan tersebut yang panjang keseluruhan kurang lebih 5 – 6 km mengalami kerusakan yang parah dan 5 tahun ini belum tersentuh perbaikan sama sekali. Padahal jalan ini adalah jalan utama yang digunakan warga menyangkut hasil-hasil pertanian dan perkebunan mereka. Jalan ini bahkan juga menghubungkan 2 kabupaten yaitu kecamatan Wonosegoro, Boyolali dengan daerah Suruh, kabupaten Salatiga.

Salah seorang warga Ngablak, Firman membenarkan apa yang ada dalam spanduk. “Kenapa sampai sekarang jalan ini belum diperbaiki ?” lanjutnya mempertanyakan. 

Otonomi daerah seperti yang yang dituang lewat UU nomor 22 / 1999 tentang Pemerintahan Daerah memang dibuat untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi daerah untuk berkembang dengan cara mengatur sebagian besar keuangan-pemerintahannya sendiri. Tetapi setelah UU ada hampir selama 9 tahun, harapan perbaikan kesejahteraan daerah seperti “jauh panggang dari api”. Bahkan dalam jajak pendapatnya terbaru ke sejumlah daerah, Harian Kompas menyimpulkan sebagian besar responden (52%) menyatakan Pemerintah daerah belum mampu memperbaiki kesejahteraan masyarakatnya (jajak pendapat dilakukan 23-25 April 2008). 

Inilah salah satu tantangan terberat Bangsa kita setelah Reformasi 1998 yang lalu. Semua Lembaga, aturan dan kebijakan yang dibuat dengan niat luhur sepert UU Otonomi Daerah diatas setelah diterapkan di lapangan ternyata masih sangat banyak melenceng. Atau memang kita semua memang senang melenceng ?

(WD/JP Target news)

 

Satu Tanggapan

  1. mas aris, jalan dari purwodadi ke sulur bergelombang. jalan ke rumah saya..lubangnya sedalam dengkul anak 2 tahun.. hampir merata. “kenapa bisa begini”, kalo terlalu bagus ga ada proyek nanti,” kata warga sekitar. saya tanya lagi kapan diperbaiki, belom genap 2 tahun. memang harus di cor kayaknya mas..www.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: