Di Surakarta, 2 BPR Dicabut Izinnya oleh BI


Solo, Target news

Di Surakarta Dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dicabut izin operasionalnya oleh Bank Indonesia (BI) Solo. Hal ini disebabkan kinerja kedua BPR yang sudah masuk dalam pengawasan BI itu tidak menunjukkan perbaikan.
Dewi Setyowati, Pemimpin BI Solo Jumat (25/4) mengatakan, kedua BPR tersebut adalah PT BPR Kencana Artha Mandiri yang berada di Kabupaten Sukoharjo dan PT BPR Sumber Hio Baja yang terdapat di Kota Solo.
Dewi melanjutkan bahwa pencabutan izin dilakukan tidak secara bersamaan. BPR Kencana Artha Mandiri pencabutan izinnya telah dilakukan pada bulan Maret lalu. Sedangkan, PT BPR Sumber Hio Baja resmi dicabut izin operasionalnya semenjak 23/4/2008.


Standar Ketentuan BI yang tidak mampu dipenuhi kinerjanya oleh kedua BPR tersebut adalah : cash ratio di bawah 3 persen. Sementara tingkat capital adequacy ratio melebihi 4 persen. “Kedua BPR tersebut tidak bisa memenuhi standar ketentuan yang telah ditetapkan oleh BI,” jelasnya.
Jika ada  BPR yang kinerjanya buruk, maka langsung masuk dalam pengawasan BI. BPR yang berada di bawah pengawasan BI, harus memulihkan kinerjanya.Tetapi, jika selama kurun waktu 3 bulan tidak ada kemajuan maupun perbaikan kinerja, terpaksa BI akan mencabut izin operasionalnya.
Secara terpisah, Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komwil Surakarta, Surata mengakui jika dua anggota Perbarindo tersebut, izin operasionalnya dicabut oleh BI.

(dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: