Kasus Buku Ajar SD/MI Wonogiri Terbongkar, Keterangan Saksi : “Tandatangan Kontrak Dilakukan di Jakarta”


WONOGIRI (Targetnews):

Kasus buku ajar SD/MI Wonogiri makin menunjukkan titik terang setelah Kamis (4/9) kemarin didengar keterangan saksi yang menyatakan bahwa penandatangan kontrak perjanjian antara Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri dengan Balai Pustaka (BP), dilangsungkan di Jakarta.

Selain kontrak, juga diketahui pula adanya penandatanganan adendum (ketentuan pasal tambahan-red) terkait proyek pengadaan buku ajar SD/MI tersebut. Hal itu diterangkan saksi, Susilo saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri kemarin.

Saksi Susilo (mantan Kasi Sarpras Dinas Pendidikan) yang juga menyandang status terdakwa itu, dalam persidangan kemarin didengar keterangan sebagai saksi. Ia menjadi saksi untuk terdakwa Roeswardiyatmo (mantan Kepala Dinas Pendidikan) dan Purwanto GP (mantan Kasubdin TK/SD).

Dihadapan majelis hakim Mayawati Rahayuning SH, saksi Susilo mengatakan bila penandatangan kontrak dilakukan di Hotel Saripan Jakarta. Kemudian adendum pendatangannya dilakukan di Hotel Horison Jakarta. “Saat itu saya ada di sana, namun saya tak tahu persis tentang kesepakatan yang ditandatangani,” akunya.

Saat ditanya majelis hakim Maaawati tentang adanya perubahan adendum terkait besarnya denda yang harus dibayarkan karena kekurangan pengiriman buku tersebut. Susilo mengaku tak tahu persis. Hanya dirinya mengungkapkan BP harus membayar denda sebesar 0,05 persen kepada Pemkab Wonogiri. ”Ya kira-kira sebesar Rp 400 juta,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: