Iklan
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Teratas

  • Berita terakhir

  • LPK Istibank

    istibank

  • Komentar Terbaru

    Putri Widha Sari di Warga Solo Kesulitan Minyak…
    anita di Dugaan Korupsi Walikota Semara…
    arum di Dugaan Korupsi Walikota Semara…
    Eka di Penipuan Undian Nomor Handphon…
    ex-staff-smg di Dugaan Korupsi Walikota Semara…

  • http://www.ylbhi.or.id
    http://www.galesus.com/index.php?id=ariswira
  • Cepat Kaya di Internet
  • Bloggers' Rights at EFF
  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

  • https://korantarget.wordpress.com
  • Meta

  • Search Engine Optimization SEO

10 TON PUPUK SELUNDUPAN DIAMANKAN


Grobogan, Targetnews

Tim buru sergap Satreskrim Polres Grobogan telah menggagalkan usaha penyelundupan pupuk bersubsii. Pupuk tersebut berasal dari Mranggen, Demak yang rencananya dikirim ke Blora.

Menurut Kapolres Grobogan, AKBP drs. Frederick Kalelembang, jumlah pupuk yang akan diselundupkan mencapai 10 ton. “Kejahatan ini terbongkar setelah petugas mencurigai truk yang melintas di kelurahan Kunden, Wirosari. Laju kendaraan yang terseok-seok seperti kelebihan muatan,” kata dia yang didampingi Kasat Reskrim AKP I Nyoman Widiana, SH.Karena curiga, para petugas berpakaian sipil itu lantas menghentikan truk tersebut. Awalnya pengemudi truk dengan Nopol H1788E bernama Aris (28), warga Bandungrejo, Mranggen mengaku memuat hasil panen jagung.

Namun polisi tidak percaya, kemudian tetap memeriksa muatannya. Ternyata yang diangkut tidak saja jagung, tetapi tersamarkan dibawah tumpukan karung-karung jagung tadi ada juga karung pupuk bersubsidi yang akan dibawa ke Blora.Kapolres mengakui bahwa modus penyelundupan pupuk kali ini cukup rapi.

Dari pengembangan penyelidikan, diketahui tidak hanya 1 truk yang bergerak malam itu. Satu truk lagi bahkan telah membongkar muatan di desa Kuwu, kecamatan Kradenan. Di Kuwu ditemukan 5 ton urea lagi. Sekarang temuan pupuk yang total sebanyak 10 ton itu telah diamankan di Mapolres Grobogan.

Setelah diperiksa, Aris pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka penyelundupan. Menurut tersangka, pupuk sebanyak itu adalah milik Rondiah, warga desa kembangarum, Mranggen. Dia mengaku mendapat upah Rp. 50.000,- untuk mengangkut barang tersebut ke Blora. Rencananya truk Aris akan dijemput seseorang bernama Narti di perbatasan Grobogan-Blora.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: