PROGRAM PADAT KARYA SENTUH MASYARAKAT


Grobogan Target News

Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh tidak cukup peran pemerintah saja. Pasalnya dukungan dari masyarakat sangatlah urgen sekali. Keterlibatan secara langsung masyarakat dalam mendukung progran pemerintah sangatlah diperlukan. Hal ini akan mendukung tercapainya kesejahteraan yang diharapkan oleh semua pihak.

Adanya kesempatan untuk bekerja sangatlah diperlukan oleh setiap masyarakat. Hal tersebut sangatlah mutlak guna memperbaiki taraf hidupnya.

Hanya saja dengan keterbatasannya lapangan pekerjaan menjadikan kendala bagi masyarakat untuk bisa bekerja secara maksimal. Belum lagi keterbatasan kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh masyarakat bisa terserap kedalam sector usaha yang ada.

Untuk mensikapi hal tersebut pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencoba membuat satu kegiatan yang diberi nama Padat Karya Produktif. Dinamakan Produktif dikarenakan keterlibatan masyarakat secara langsung sangatlah diutamakan. Kegiatan yang bersumber dari anggaran tahun 2009 diharapkan bisa tepat sasaran dan berdampak positif dimasyarakat.

Untuk kab. Grobogan salah satunya berlokasi di Desa Menduran Kec. Brati.  Di lokasi kegiatan Padat Karya tersebut rencananya akan dibangun kandang kambing. Diharapkan ternak kambing kedepannya bisa bermanfaat secara bersama – sama baik kelompok ataupun masyarakat sekitarnya.

Menurut keterangan Sutarto sebagai koordinator kegiatan Padat Karya Produktif desa Menduran pihaknya sengaja merekrut tenaga dari warga setempat. Hal tersebut dikarenakan warga yang nganggur atau belum punya pekerjaan bisa diikutkan secara langsung sehinggu bisa mendapatkan tambahan penghasilan.
” Kami sengaja merekrut tenaga sekitar sini dengan maksud mereka bisa bekerja dan bisa mendapatkan tambahan penghasilan. “ Jelas Sutarto ditengah – tengah kegiatan Padat Karya. Sutarto juga menambahkan untuk warga yang terlibat bekerja dalam kegiatan Padat Karya Produktif berjumlah 80 orang. Dan mereka dibayar perharinya Rp.35.000,-

Untuk pembuatan kandang kambing direncanakan berukuran 45 m  x 12 m. sedangkan lokasi kandang ditempat pekarangan warga yang dulunya kurang begitu produktif.

Ketika dimintai keterangannya Susilo selaku pemilik lahan pihaknya merasa tidak keberatan dan memang sudah direncanakan sejak dulu. “ Saya sangat mendukung sekali program ini apalagi sangat menyentuh masyarakat.” Jelas Susilo. Mengenai lahan miliknya yang digunakan untuk kandang kambing Susilo menyatakan tidak masalah dan memang lebih efektif karena dulunya termasuk pekarangan yang kurang begitu bermanfaat.

Hal tersebut dibenarkan oleh warga yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut bahwa dulunya lahan tersebut kelihatan becek dan penuh dengan semak – semak. Setelah dijadikan lokasi Padat Karya nampak bersih karena disamping dipondasi juga ditinggikan dengan tanah urug yang diambil dekat sungai lusi.

Tidak hanya pembuatan kandang kambing kegiatan Padat Karya Produktif desa Menduran juga membangun tanggul sungai yang memang sudah sangatnya untuk ditinggikan. Adapun panjang tanggul diperkirakan sekitar 500m yang semuanya juga dikerjakan oleh warga setempat.

Untuk gaji atau honor tenaga kerja Padat Karya Produktif diserahkan  oleh petugas dari dinas terkait secara langsung. Dan dari penuturan beberapa warga yang terlibat kegiatan Padat Karya Produktif rata – rata mereka senang dan bersyukur desanya bisa dijadikan lokasi kegiatan Padat Karya Produktif 2009.

Satu Tanggapan

  1. tolong di ulas juga tentang cara2 agar suatu desa mendapatkan bantuan semisal padat karya produktif, pnpm mandiri pedesaan, bantuan pupuk organik, dll. soale didesaku tdk pernah tersentuh program2 seperti itu,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: