HERIASMORO : P3A “Karang Talun” NGAWIS SIAP RAT DAN REORGANISASI


Gunungkidul,Target News

Ketua P3A  “Karang Talun” desa Ngawis kecamatan Karangmojo ,Kabupaten Gunungkidul,DIY  Heriasmoro menyangggah adanya berita yang dilansir SKM Target News edesi No. 44 dengan judul “Diduga pengelolaan  tidak transparan. KELOMPOK PETANI PEMAKAI AIR”SARIMULYO” NGELO II MINTA DIGANTI PENGURUSNYA”.

“Informasi ini  tidak benar. Saya telah melakukan klarifikasi dengan pengurus sebagai jawaban  pelurusan berita” Sanggahnya  ketika  dihubungi dirumahnya (7/9).

Menurut laporan  Heriasmoro  dalam pertemuan pengurus yang dihadiri  15 personal yang berlangsung dirumahnya terkait  berita  di SKM Target News  dari sumber 2 anggota kelompok tani emakai air yang menyebutkan  beberaa point dugaan penyimpangan.Diantaranya penggunaan BBM (Solar), biaya kerusakan mesin yang biaya dipikul  para anggota, dulu sudah  disosialisasikan dalam rapat pertemuan.Dan P3A yang duu bernama  kelomok  “Sumanggem” setiap tahunnya telah melaksanakan Rapat pertanggungan jawab,meskipun  secara perwakilan.Sesuai pasal 10 dan 18 yang tertuang dalam ADART.” Jadi  termasuk tudingan pengadaan BBM untuk kebutuhan jenset /generator dalam pelayanan air yang dimonopoli ketua itu tidak benar.Kami sebenarnya hanya membantu untuk mempermudah  aggota,yang dulu setiap memesan air mereka  membawa jirigen  berisi BBM  sendiri ditempat pelayanan air. Atas dasar kesepakatan  kami yang menyediakan,bukan monooli ? “ Jelasnya.

Disisi lain Supandi  selaku operator juga melaporkan  tentang perbedaan penggunaan  BBM setiap jamnya selama ini hanya 5-6 liter.Karena Kondisi mesin saat itu masih belum lamak  pemakainnya.Bahkan menurut mekanik dari PDAM kalau mesin itu makin panas  bisa mencapai 6,5 liter/jam.”Jadi tidak benar  kalau mesin itu  pemakaian BBM mencapai 7-8 liter/jam seperti ditulis dikoran itu “ jelasnya.

Sementara itu  bendahara P3A Samsuri dalam laporan keuangan menyebutkan , tahun 2001-2004 mengalami kekurangan biaya pembayaran kerusakan mesin Rp 8,8 juta saat itu  posisi keuang Kas kosong ada pemasukan hanya Rp 5,6 juta jadi ada kekuragan Rp 3,28 juta.Tahun 2004-2005  Kas  Rp 6.953.800. masih ada kekurangan  Rp 3 juta lebih kekurangan biaya servis.Tahun 2006 jumlah Kas  Rp 2,08 juta .Tahun 2007 kas ada Rp 2.058.000 dan tahun 2008 jumlah kas 6,5 juta dan 2009  ada Rp 5,3 juta.Sehingga  jumlah kas P3A Karang talun  pada per Agustus 2009 mencapai  Rp 20.667.750.

Heriasmoro juga menambahkan  meminta agar anggota  petani pemakai air tidak curiga dalam  permohonan pelayanan oncoran air  supaya membawa jam/arloji dicocokan dengan  operator.Disamping itu dalam waktu dekat P3A Karang talun segera mengadakan RAT dan  pergantian pengurus karena masa jabatan ketua telah habis.

Kepala desa Ngawis  Suryadi dalam pertemuan tersebut juga berharap  agar pengelolaan  air P3A ini semakin baik.Sehingga keberadaan P3A  Karang talun bisa meningkatkan kesejahteraan para petani didaerah ini. ( Emi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: