PROYEK JALAN JABUNG-SIDOKERTO HAMPIR SELESAI DAN TEPAT WAKTU


Sragen, TargetNews

Masyarakat disekitar Plupuh, Butuh dan sekitarnya sebentar lagi akan cukup senang. Bagaimana tidak, ruas jalan Jabung-Sidokerto yang merupakan akses jalan terhubung dengan kabupaten Karanganyar dan kota Surakarta (terutama wilayah Mojosongo dan jalan lingkar utara) sudah hampir mulus kembali.

Proyek Perbaikan dan peningkatan jalan tersebut sudah hampir selesai ditandai dengan pelapisan akhir (finishing) struktur jalan dengan aspal hotmix yang akan selesai dalam beberapa minggu ini. Sementara struktur jalan yang diperbaiki sudah semuanya diperbaiki sebelum dilapis hotmix tersebut.

Panjang jalan yang diperbaiki adalah 3,2 km dengan lebar 4,0 m. Sumber dana adalah langsung APBN tahun anggaran 2009 ini yang diusulkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sragen. Nilai pekerjaan proyek adalah Rp. 1.055.535.00,00 dengan masa pelaksanaan pekerjaan 75 hari.

Perbaikan menggunakan 2 metode pekerjaan. Pertama menggunakan LPA-LPB biasa dengan pengikat aspal curah (perkerasan lentur aspal). Tempat-tempat yang rusak atau bergelombang di patching seperlunya lalu dihampar material agregat dengan terlebih dahulu permukaan hamparan dispray dengan aspal curah yang telah dipanaskan. Terakhir hamparan tersebut dipenetrasi menggunakan walls stom. Hasil akhir atau finishing, LPA-LPB tersebut diberi lapisan hotmix aspal yang dihampar menggunakan mesin khusus (finisher) dan kembali dilindas (stoom walls) dan (rubber tyred compactor).

Metode kedua adalah menggunakan perkerasan rigid yang khusus untuk daerah-daerah yang sudah cukup parah. Mula-mula permukaan lama yang rusak di gali total. Kemudian dibuatlah cetakan-cetakan cor diatasnya dengan memperhatikan dilatasi melintang tiap panjang 5 m. Pengecoran beton sendiri dilakukan dengan menggunakan readymix agar mutu beton (K225) yang dihasilkan seragam dan terjamin. Untuk perkerasan rigid beton ini finishing dilakukan dengan membuat garis-garis alur (groving line) pada permukaan beton pada saat akan setting. Garis-garis alur tersebut berfungsi terutama agar permukaan jalan yang terbentuk menjadi beralur-alur sehingga tidak licin.

Sebagai rekanan pelaksana pekerjaan adalah PT. Manira Arta Rama (MATARAM) yang berkantor pusat di Banyuagung, Banjarsari, kota Surakarta. Pengawasan pekerjaan selain diawasi khusus oleh Dinas Pekerjaan Umum Sragen dan juga Dinas PU Daerah (UPTD), juga langsung diawasi warga sekitarnya melalui perangkat pemerintah desa dan kecamatan sekitar lokasi jalan. Hal ini terutama dilakukan agar mesyarakat pemakai jalan sekitar merasa “handarbeni” memiliki dan memperhatikan jalan tersebut. Bahkan nantinya berbagai pekerjaan non struktural jalan tersebut seperti pemeliharaan bereman (bahu jalan, Red.) dan saluran samping drainase jalan sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat setempat melalui perangkat pemerintahan desa dan kecamatan terkait.

(AW)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: